Jangan Asal Pilih, Ini Jenis Mainan Balok Edukatif Yang Sesuai Dengan Usia Anak
Hi mom’s, pasti pernah dong, mengalami masalah mengenai bingung mau belikan mainan anak jenis apa. Karena tidak semua mainan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh si kecil. Sama seperti saya. Saya juga seringnya galau jika ingin membelikan anak mainan yang sesuai dengan umurnya. Minimal harus searching dulu sebelum memutuskan untuk membeli.
Ada banyak hal yang harus saya pertimbangkan ketika akan membeli mainan buat si kecil. Seperti harus bersifat edukatif, terbuat dari kayu yang tidak mengandung racun pada pewarnanya, serta sudah bersertifikat nasional Indonesia. Hingga akhirnya saya menemukan toko mainan edukatif balok susun warna.
Di sini saya menemukan berbagai mainan anak yang selain aman digunakan oleh anak juga mengandung unsur edukatif. Di toko mainan edukatif balok susun warna ini banyak sekali jenis mainan yang bisa saya pilih untuk diberikan pada si kecil.
Agar saya tidak salah pilih, saya akan bagi tips bagaimana cara memilih mainan balok yang sesuai dengan usia anak. Berikut beberapa tips yang bisa saya berikan.
- Usia 9-12 Bulan
Ketika anak saya sudah mencapai 9 bulan, saya mencoba memberinya mainan balok. Salah satu pertimbangan saya memberikan mainan balok ini adalah sebagai sarana pendidikan awal di rumah dengan cara sambil bermain. Saya biasanya memberikan balok dengan bentuk yang berbeda-beda agar anak bisa belajar mengenal bentuk sebuah benda.
Satu hal yang perlu diingat. Ketika anak masih berumur di bawah 12 bulan, rentan memasukkan apapun ke mulutnya. Maka dari itu saya belikan mainan balok dengan ukuran yang tidak terlalu kecil untuk menghindari resiko tertelan.
- Usia 12-18 Bulan
Ketika anak saya berusia 12-18 bulan, saya lebih memilih membeli mainan balok susun di toko mainan edukatif balok susun warna. Mengapa saya lebih memilih balok susun? Karena pada usia 12-18 bulan anak berada pada fase aktif-aktifnya. Seperti suka berlari dan memanjat. Pada mainan balok susun inilah anak akan terangsang daya kreatifitas dan keaktifannya dengan menyusun mainan balok-balok tersebut.
- Usia 18-24 Bulan
Berbeda lagi ketika anak berada pada rentan usia 18-24 bulan. Sekalipun masih dikatakan usia batita, namun pada usia ini anak akan lebih aktif daripada sebelumnya. Maka saya pilih mainan dengan bentuk balok yang beragam dan ukuran yang lebih besar. Dengan jenis mainan seperti ini saya berharap anak akan bisa lebih mengeksplorasi dan berimajinasi sesuai dengan apa yang ada di pikirannya.
- Usia 24-30 Bulan
Tahu kan mom’s, di usia 24-30 tahun ini anak sudah bisa dikatakan memasuki fase kemandirian karena usia anak sudah lebih dari 2 tahun. Sekalipun sudah masuk pada fase mandiri, bukan berarti saya bisa lepas begitu saja dia bermain sendiri. Saya tetap terus mendampinginya dengan memberikan mainan balok edukasi yang bisa digunakan untuk mengasah
Nah, itu dia mom’s, tips bagaimana cara memberikan mainan anak sesuai dengan rentan umurnya. Dan satu lagi. Belilah mainan untuk anak di toko mainan edukatif balok susun warna yang sudah teruji kualitasnya. Kalau saya biasanya beli online di www.rumahbocah.com. Untuk mempermudah mendapat informasi dan pemesanan, biasanya saya langsung WA di 0821.3704.9901.
Selain beragam jenis mainan kayu, rumahbocah.com juga menjual produk yang aman, nontoxic paint, dan juga sudah SNI. Ingin tahu seputar mainan edukatif anak lainnya? Silakan tuliskan pada kolom komentar di bawah ini.